Sejarah Singkat Perjalanan Lahirnya ITSBM Selayar

Daftar Isi

 

Pamphlet Institut Teknologi Saints & Bisnis Muhammadiyah (ITSBM) Kepulauan Selayar (Photo: Desain ITSBM) 


Siarmu.id | SELAYAR, -- Latar Belakang dan Wacana Pendirian Persyarikatan Muhammadiyah di Kepulauan Selayar telah lama menaruh perhatian pada pengembangan pendidikan. Sejak era PDM Selayar aktif, muncul mandat dalam Musyawarah Daerah Muhammadiyah tahun 2015 untuk mendirikan perguruan tinggi di kabupaten kepulauan tersebut. Tujuannya adalah membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi lokal dan menjawab kebutuhan pembangunan daerah, khususnya di sektor perikanan, kesehatan, dan kewirausahaan. 

Tim pendirian dibentuk, terdiri dari 7 orang tokoh Persyarikatan Muhammadiyah, dengan Muhammad Ihsan Maro, S.Ag., M.Si. sebagai ketua.

Kemudian tim ini berkolaborasi dengan Prof. Dr. Drs. Akbar Silo, M.S., seorang akademisi dan tokoh masyarakat Selayar, untuk memperkuat gagasan pendirian.


Proses Perizinan dan Legalisasi

Pada 21 Februari 2022, ITSBM Selayar memperoleh izin operasional dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Keputusan Menteri No. 108/E/0/2022.

Sebelum itu, pada 23 Juni 2010, ITSBM pernah mendapatkan pengesahan dari Kemenkum HAM dengan Nomor AHU-88.AH.01.07.2010. ([Muhammadiyah][2])

Proses pendirian juga mendapat dukungan dari LLDIKTI Wilayah IX; Kepala LLDIKTI menyatakan bahwa rekomendasi diberikan sejak Desember 2021 dan izin resmi keluar pada Februari 2022, menandakan salah satu proses pendirian perguruan tinggi paling cepat di wilayah tersebut.


Peluncuran & Pelantikan Struktur Awal

Peresmian ITSBM Selayar dilakukan secara resmi pada 11 Maret 2022 di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Benteng, Kabupaten Selayar, dengan kehadiran Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah. ([ITSBM][3])

Pada acara launching tersebut, diumumkan bahwa tiga calon rektor diajukan ke Majelis Diktilitbang Muhammadiyah.

Dalam sambutan, Prof. Drs. Ahmad, PhD (Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah) mengingatkan pentingnya tata kelola yang baik dan pemilihan rektor sesuai aturan persyarikatan dan LLDIKTI.

Penyerahan SK penyelenggaraan dilakukan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Drs. Andi Lukman, M.Si, kepada Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) ITSBM Selayar, H. Saiful Arif, SH.

Tokoh penting lain yang hadir termasuk Prof. Dr H. Gagaring Pagalung (Wakil Ketua PWM Sulsel), Prof. Mohammad Askin, SH (tokoh masyarakat Selayar), dan para pengurus Muhammadiyah lokal.

Dalam statuta resmi ITSBM, nilai-nilai persyarikatan Muhammadiyah diinternalisasi melalui Catur Darma: pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, serta Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. 


Visi, Misi, dan Ideologi Institusi

Visi jangka menengah dan jangka panjang ITSBM Selayar sangat strategis: menjadi pusat pengkaderan SDM unggul di bidang kesehatan, perikanan, dan bisnis digital yang Islami dan berkemajuan

Misi perguruan tinggi mencakup:

* Menyelenggarakan catur dharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, pengabdian, AIK) secara berkualitas.

* Menghasilkan lulusan inovatif di prodi Ilmu Komputer, Teknologi Hasil Perikanan, Kewirausahaan, dan Administrasi Kesehatan

* Membangun tata kelola institusi yang baik dan profesional.

* Menjalin kemitraan dengan pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam kerangka pembangunan akademik dan non-akademik.


Struktur Kepemimpinan dan Tokoh Pendiri

* Muhammad Ihsan Maro, S.Ag., M.Si. — Ketua tim pendiri dari PDM Selayar.

* Prof. Dr. Drs. Akbar Silo, M.S. — Akademisi utama dan tokoh masyarakat Selayar yang sangat berperan dalam mendorong pendirian kampus; kemudian menjadi rektor.

* H. Saiful Arif, SH — Ketua BPH ITSBM Selayar dan perwakilan pemerintah/persyarikatan dalam struktur awal. 

* Prof. Dr H. Gagaring Pagalung — Pengurus wilayah Muhammadiyah Sulsel yang mendukung dan memberikan legitimasi persyarikatan saat launching.

* Prof. Mohammad Askin, SH — Tokoh masyarakat Selayar yang turut hadir dalam peresmian. ([Suara Muhammadiyah][6])

* Prof. Drs. Ahmad, PhD — Perwakilan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, memberi arahan strategi akademik dan rektor.


Program Studi dan Penerimaan Mahasiswa Pertama

Sejak awal berdiri, ITSBM Selayar membuka empat program studi S1: Teknologi Hasil Perikanan, Ilmu Komputer, Kewirausahaan, dan Administrasi Kesehatan. ([ITSBM][3])

Pada 2022, pendaftaran mahasiswa pertama dibuka. Antusiasme masyarakat terlihat kuat; menurut laporan Muhammadiyah, sekitar 150 calon mahasiswa mendaftar untuk seleksi.

Wakil Bupati Selayar, H. Saiful Arif, menyatakan harapannya bahwa kampus ini akan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan memperkuat pembangunan ekonomi lokal.

Dalam SK seleksi tahap I tahun akademik 2024/2025, yang diterbitkan 5 Juni 2024, Prof. Dr. Drs. Akbar Silo, M.S. menandatangani sebagai rektor — menegaskan peran kepemimpinannya sejak periode awal. 


Integrasi Persyarikatan dan Peran Sosial

Sebagai bagian dari Persyarikatan Muhammadiyah, ITSBM Selayar tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga memperkuat ideologi Islam berkemajuan melalui kaderisasi. Pimpinan kampus aktif dalam kegiatan persyarikatan, misalnya Baitul Arqam PDM & PDA Selayar.

Keterlibatan dalam Baitul Arqam menunjukkan bahwa sivitas kampus (pimpinan, dosen, mahasiswa) siap menjadi agen dakwah dan pembaharuan nilai-nilai Muhammadiyah di tengah masyarakat Selayar.


Makna Strategis dan Harapan Masa Depan

ITSBM Selayar menjadi pusat keunggulan lokal: mencetak generasi muda yang tidak hanya terampil tapi juga berwawasan Islam dan kemuhammadiyahan.

Perguruan tinggi ini diharapkan menjadi mesin pembangunan manusia (SDM) di Kepulauan Selayar, menumbuhkan intelektual lokal yang mampu mengolah potensi kelautan, wirausaha, dan teknologi digital.

Dalam jangka panjang, institusi ini bisa berkembang menjadi universitas Muhammadiyah di Selayar, memperluas jangkauan pendidikan dan pengaruh persyarikatan di wilayah kepulauan. (red)